Kamis, 17 Maret 2011

3 Orang Yang Memiliki Bagian Tubuh Teraneh di Dunia

1. stephen taylor-lidah terpanjang di dunia



Indera pengecap yang lazimnya kita miliki paling hanya sepanjang 5 hingga 6 centimeter. Mau tahu rekor panjang lidah yang dimiliki manusia di dunia? Ini dia...

Rekor lidah terpanjang di dunia dipegang oleh pria warganegara Inggris bernama Stephen Taylor. Ia memiliki lidah sepanjang 9,5 centimeter dari ujung sampai bagian tengah lidah dalam keadaan mulut tertutup! Wow...

Stephen mendapatkan gelar tersebut dalam acara 'Lo Show dei Record' di Milan, Italia pada 5 Januari 2006 silam dan hingga saat ini belum ada yang berhasil memecahkan rekor tersebut.

2. Francisco Domingo Joaquim-mulut terbesar dunia


Francisco Domingo Joaquim dari sambizanga di Angola telah dianugrahi gelar manusia dengan Mulut terlebar di Dunia.Dengan demikian Francisco Domingo Joaquim bisa dikukuhkan menjadi manusia dengan mulut dan rahang terlebar di dunia. pria yang lebih populer dikenal dengan nama chiquinho ikut dalam kontes mulut terbesar di dunia di Roma Italia.Susah untuk dibayangkan sebuah kaleng minuman soft drink bisa dimasukan sepenuhnya dalam mulut pria yang berusia 20 tahun. tidak tanggung-tanggung kaleng tersebut masuk dengan posisi melebar

4.Kim Goodman-mata terbesar di Dunia

Namanya adalah Kim Goodman. Kim Goodman adalah seorang wanita yang mampu pop matanya keluar dari rongga mata dengan 12 milimeter (0,47 inci). Dia memegang rekor dunia untuk penonjolan bola mata paling jauh. Dia tinggal di Chicago, Illinois. Ia menemukan bola mata nya muncul bakat suatu hari ketika ia menerima pukulan di kepala dengan topeng hoki. Bola matanya melompat keluar lebih jauh daripada biasanya dan sejak hari itu dia bisa pop mereka aba-aba, dan juga ketika ia menguap.
»»  READMORE...

Rabu, 16 Maret 2011

Museum Mayat, Capuchin catacombs

The Capuchin Catacombs of Palermo (atau di kenal Catacombe dei Cappuccini atau Catacombs of the Capuchins) adalah museum bagi bagai para kaskuser semua yang ingin menikmati kengerian dan horor hehe, museum Catacombe dei

Cappuccini
adalah hal yang wajib agan lihat seklaian, karena semuanya menampilkan jasad tubuh manusa yang mash utuh yang di balesemkan atau mumi,bagi agan yang punya sakit jantung dan sakit perut :P tidak di anjurkan karena museum ini adalah perpustakaan manusia yang berisikan ribuan jasad

pada tahun 1599, pendeta Capuchin ( bukan nama monyet ) , menemukan bahwa catacombs trsbt mengandung bahan pengawet misterius yang membantu pembalseman pada jasad yang mati, sebagai hasilnya sekitar 8000 jiwa dari segala kalangan di pilih untuk di kuburkan di sini

mayat mereka di kuburkan berkisar antara tahun 1500 sampai dengan 1920 dan merekan semua di balsemi sebelum akhirnya di pajang di dingding dan koridor2 museum, dan pada tahun 1940, sebuah bom mengenai monastary , mengahjurkan bnyak mumi2, The Capuchin

Monastery sendiri adalah bangunan yang dulunya adalah sebuah gereja pada tahun 1623 dan telah di perbaiki pada awal abad ke 20.jasad terakhir yang di kuburkan adalah balita berumur 2 tahun yang bernama Rosalia Lombardo, yang telah mati pada tahun 1920. dan dia adalah yang paling berbeda di antara semuanya karena jasad nya hampir sempurna tidak ada yang cacat, hingaa rambutnya mash teteap utuh dan kita mash

bisa melihat wajahnya yang tertidur damai, dia pun di beri nama "sleeping Beuty"



jasad terakhir yang di kuburkan adalah balita berumur 2 tahun yang bernama Rosalia Lombardo, yang

telah mati pada tahun 1920. dan dia adalah yang paling berbeda di antara semuanya karena
jasad nya hampir sempurna tidak ada yang cacat, hingaa rambutnya mash teteap utuh dan kita mash

bisa melihat wajahnya yang tertidur damai, dia pun di beri nama "sleeping Beuty"





Mengenai Rosalia Lombardo  

Rosalia Lombardo adalah anak perempuan Italia yang lahir pada tahun 1918 di Palermo, Sisilia. Ia meninggal karena pneumonia pada 6 Desember 1920. Ayah Rosalia sangat sedih akan kematiannya. Ia lalu meminta Dr.Alfredo Salafia untuk mengawetkannya.
Berkat teknik Dr. Salafia, mayat Rosalia tidak membusuk. Hasil sinar X terhadap mayat Rosalia menunjukan bahwa organ-organnya masih utuh. Anak itu seolah hanya tidur.

Teknik mumifikasi yang digunakan oleh Dr. Salafia ditemukan kembali dalam memoirnya. Bahan yang digunakan adalah:

* Formalin untuk membunuh bakteri
* Alkohol untuk mengeringkan tubuh
* Gliserin untuk menjaganya dari kondisi yang terlalu kering
* Asam salisiat untuk membunuh fungi
* Garam seng untuk membuatnya kaku
»»  READMORE...

Seniman Van Gogh

Seniman Van Gogh Potong Telinga Sendiri

Pelukis legendaris asal Belanda itu memamerkan hasil mutilasi diri melalui sebuah lukisan
Tepat 122 tahun silam, pelukis legendaris asal Belanda, Vincent van Gogh, melakukan sensasional. Dia sengaja memotong telinga kirinya dengan sebilah silet dan menunjukkan penampilan terbarunya itu dengan lukisan.
Laman stasiun televisi The History Channel mengungkapkan, pelukis yang mengidap kelainan jiwa itu melakukan aksi nekat di kediamannya di Kota Arles, Prancis. Van Gogh lalu mendokumentasikan kejadian itu melalui sebuah lukisan berjudul "Self Portrait with Bandaged Ear" (Potret diri dengan Telinga Dibalut).

Saat ini, Van Gogh terkenal sebagai salah satu pelukis jenius dan lukisan karyanya terjual dengan rekor harga tinggi. Walaupun begitu, semasa hidupnya van Gogh merupakan wujud anak lelaki yang tersiksa dan miskin. Dia hanya berhasil menjual satu lukisan.

Vincent Willem van Gogh lahir pada 30 Maret 1853 di Belanda. Berkepribadian tertutup dan pemalu, van Gogh bekerja pada sebuah galeri kesenian. Dia kemudian bekerja sebagai pendeta dalam komunitas penambang miskin di Belgia.

Pada 1880, van Gogh memutuskan menjadi seorang pelukis. Hasil karyanya yang terkenal pada masa itu berjudul The Potato Eaters, 1885 (Para Pemakan Kentang). Lukisannya menggambarkan kehidupan gelap dan suram yang ia alami bersama para petani dan penambang miskin.

Pada 1886, Van Gogh hijrah ke Paris dan tinggal bersama adik laki-lakinya. Theo, seorang penyalur karya seni memberi dukungan keuangan dan memperkenalkan Van Gogh kepada beberapa pelukis seperti Paul Gauguin, Camille Pisarro, dan Georgeus Seurat. Pengaruh orang-orang inilah dan beberapa pelukis lain yang memperkaya lukisan van Gogh. Dia mulai menggunakan lebih banyak warna dalam lukisannya.

Pada 1888, Van Gogh menyewa rumah di Arles, bagian selatan Prancis. Disana Van Gogh berharap menemukan komunitas kesenian dan tidak membebani adiknya. Di Arles, Van Gogh melukis warna-warna cerah pedesaan yang tampak seperti asli, termasuk serial lukisan bunga matahari yang sangat terkenal. Gauguin kemudian tinggal bersama van Gogh di Arles dan mereka bekerjasama hampir dua bulan.

Saat hubungan keduanya memanas, Van Gogh yang saat itu menderita demensia mengancam Gauguin dengan pisau sebelum memutilasi telinganya sendiri. Setelahnya, van Gogh membalut luka di telinga dan memberikan potongannya kepada seorang pelacur di sebuah rumah pelacuran.

Setelah insiden, Van Gogh mendapat perawatan di Rumah Sakit Arles dan melakukan tes kejiwaan di Rumah Sakit Jiwa Saint Remy selama satu tahun.  Selama tinggal di Saint Remy, van Gogh berada dalam masa kemarahan dan kreativitas. Beberapa karya yang muncul pada periode ini dan dikenal hingga sekarang termasuk Starry Night (1889) dan Irises (1889)..

Pada Mei 1890, Van Gogh pindah ke Auvers-sur-Oise, di dekat kota Paris. Di sana van Gogh terus dijangkiti keputusasaan dan kesepian. Juli 1890, van Gogh  bunuh diri dan menembak dadanya dua kali. Dia meninggal dunia dua hari kemudian dalam usia 37 tahun.
»»  READMORE...